Emejing…selagi beres-beres rumah menemukan binder gw yang sangat berharga. Isinya kebanyakan foto-foto masa lalu ketika ane masih duduk di SMP dan SMA, banyak foto-foto dari yang bagus, lucu, konyol yang pengambilannya menggunakan kamera analog. Ane sangat bersyukur sekali masalahnya negatif dari foto-foto tersebut entah dimana, gak salah dong ane bilang berharga, hehe. Dalam binder ini ada satu halaman yang sangat menarik, mari kita liat,,,cekicot....
………
Cantik, manis, melebihi paras seribu dewi
Indahnya pesona sang ratu terukir lewat namamu
Terlintas dalam benakku nama indahmu
Namamu seindah senyummu, dan senyummu adalah nafas sang penunggu
Setiap khayalku dirimu selalu berada
Kapanpun, dimanapun, apapun setiap gerakku
Aku mungkin bukan pujangga cinta
yang selalu bermain dengan kata-kata indah
Aku juga bukanlah Pa' Haji Rhoma Irama
yang mengutarakan isi hatinya lewat sebuah nada
Tapi aku adalah aku
Yang tahu siapa diriku hanyalah aku
dan tujuan hidupku adalah kamu
Itu bukanlah sebuah gombalan semata
melainkan kenyataan alias fakta
Kalau kau tidak percaya akan diriku
silahkan ambil batu lalu timpuk aku
Kalau kau masih saja tetap meragu
silahkan tampar pipiku dengan bibirmu
Puisi jenaka ini bukan karangan ane melainkan seorang teman,,,puisi ini di buat ketika duduk di kelas 2 SMA tahun 2004. Puisi ini dia buat untuk menaklukan seorang wanita. Konon (jangan dibalik bacanya, bahaya!) katanya puisi ini udah menaklukan beberapa wanita.."di jamannya". Dibait pertama baris pertama yang titik-titik itu diisi dengan nama gebetan…puisi ini gombalnya ada, konyolnya ada...Rama Febrianto pengarangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar